Ya Allah ampunilah aku yang hanya bisanya mengeluh,
bersedih dan meratap
aku tahu engkau memberikan yang lebih baik dibalik setiap kejadian
aku juga mengerti semuah ini ujian
Tapi ya Allah sungguh berat dua bulan ini
aku merasa tidak dihargai lagi sebagai manusia
Aku berusaha sabar dan hanya tersenyum saat terjadi.
Namun mengapa dia lakukan lagi?
tidak cukupkah kesabaranku
aku mengerti aku bukan siapa-siapa
tapi jika tidak suka, biarkan aku menjalani hidupku sendiri
bekerja bagaimana mestinya, akupun tidak pernah mengganggunya.
aku sudah berusaha cuwek apapun yang terjadi.
namun ini muka orang bukan ayam
aku sudah mandi, aku juga sudah berwuduk
tak kah mereka fikir aku manusia biasa
punya ambisi juga amarah
ratapanku
Advertisement
The URI to TrackBack this entry is: http://thimit.wordpress.com/2012/01/13/ratapanku/trackback/






Wahh,,,Terima kasih untuk informasinya
Keep Blogging
http://www.disave.blogspot.com
Salam Persahabatan.