Derap langkah menepi
Di tengah hujan
Mengabaikan dingin menusuk tulang
keruh suasanah hati
mencekam keheningan
sedih terasa membelenggu
melangkah, meniti kerinduan
tetesan air mata mendera
menambah siksa petir yang kejam
rintih hati menyatu dengan hujan
lihatlah kenangan yang hilang
betapa indah manyanjung jiwa
akankah bahagia kan kembali
mengisi kesunyian
gelap hati merantai kehidupan
siksa slalu datang
menyeret kebimbangan
anganpun meninggalkan raga
bangunkan jiwa dari mimpi
mimpi yang buruk
mengmbawa trauma
kehidupan yang sunyi
Advertisement





