SuNyI

Derap langkah menepi
Di tengah hujan
Mengabaikan dingin menusuk tulang
keruh suasanah hati
mencekam keheningan
sedih terasa membelenggu
melangkah, meniti kerinduan
tetesan air mata mendera
menambah siksa petir yang kejam
rintih hati menyatu dengan hujan
lihatlah kenangan yang hilang
betapa indah manyanjung jiwa
akankah bahagia kan kembali
mengisi kesunyian
gelap hati merantai kehidupan
siksa slalu datang
menyeret kebimbangan
anganpun meninggalkan raga
bangunkan jiwa dari mimpi
mimpi yang buruk
mengmbawa trauma
kehidupan yang sunyi

Advertisement
Published in: on 26 November 2010 at 6:34 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: http://thimit.wordpress.com/2010/11/26/sunyi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.